Berau Harus Memaksimalkan Potensi Pertanian dan Perikanan Untuk Lepas Dari Ketergantungan Sektor Tambang

img

POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Ketua Komisi  II DPRD Berau Bidang Keuangan, Rudi P Magunsong, menyoroti permasalahan ekonomi, terutama dalam hal pengelolaan sumber daya alam dan transportasi. Rudi P  mengkritisi ketergantungan Berau terhadap sektor tambang, sementara potensi perikanan dan pertanian belum dimanfaatkan secara optimal. 

 

"Selama ini, kapal yang masuk ke Berau membawa barang, tapi saat kembali ke luar daerah, kapal itu kosong. Artinya, kita belum mampu mengoptimalkan hasil produksi lokal untuk dipasarkan ke luar daerah. Ini menjadi tantangan besar bagi pemerintah dan pelaku usaha," katanya belum lama ini di kantor Dewan Jalan Gatot Subroto Kelurahan Sei Bedungun Tanjung Redeb. 

 

Padahal tambah Rudi P, bila memaksimalkan kegiatan kedatangan kapal ini ke Berau untuk mengirim hasil potensi Berau, bukan hanya PAD Berau akan meningkat tapi juga dibarengi harga Sembako dan berbagai kebutuhan Berau yang diangkut akan menjadi turun juga harga.

 

“Mengapa demikian, karena dengan datang kosong semua kapal beroperasi masuk Berau pulang kosong sehingga barang menjadi mahal di Berau,” tukasnya.

 

Menurutnya, pemerintah perlu lebih serius dalam membangun infrastruktur dan membuka akses pasar bagi petani dan nelayan. Salah satu caranya adalah dengan memberikan dukungan anggaran yang lebih besar untuk sektor perikanan dan pertanian, serta memastikan bahwa distribusi barang tidak hanya dikuasai oleh pihak tertentu. 

DPRD Berau berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di daerah tertinggal. Rudi berharap ada solusi konkret yang bisa diterapkan agar sektor pendidikan, transportasi, dan ekonomi di Berau bisa berkembang lebih baik ke depannya. (sep/FN/Advertorial)